Langkau ke kandungan utama
Mansour Al-Salmi

Mansour Al-Salmi

Dakwah jalanan

15 minit masa membaca
Laporan Tambahan
Mansour Al-Salmi (Pendakwah Arab Saudi),
Nayef Al-Sahafi (Pendakwah Arab Saudi, beliau ditahan pada 12 September 2017 dan dijatuhi hukuman penjara 10 tahun, sebagai sebahagian daripada tindakan keras terhadap ulama dan pemikir bebas.)
Lihat transkripsi
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:
"Dan sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil soal-menyoal."
Siapakah mereka ini?
Mereka adalah ahli Syurga.
Ya Allah, jadikanlah kami dari kalangan mereka.
Mereka berkata: "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu hidup di dunia bersama keluarga, sentiasa berasa takut (akan azab Allah)."
"Maka Allah memberikan kurniaan kepada kami,"
"Dan memelihara kami dari azab Neraka yang amat panas."
"Sesungguhnya kami dari dahulu sentiasa berdoa dan menyembah-Nya."
"Sesungguhnya Dialah Tuhan yang melimpahkan kebaikan lagi Maha Penyayang."
Allah Maha Besar.
Allah Azza wa Jalla berfirman mengenai hukum keadilan-Nya:
"Sesiapa yang mengerjakan amal soleh, maka faedahnya akan kembali kepada dirinya sendiri,"
"dan sesiapa yang berbuat kejahatan, maka bahayanya akan menimpa dirinya sendiri,"
"dan Tuhanmu tidak sekali-kali akan berlaku zalim terhadap hamba-hamba-Nya."
Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mengulang prinsip ini
juga dalam Surah Al-Jathiyah:
"kemudian kepada Tuhanmu, kamu semua akan dikembalikan."
Orang yang beramal soleh ini kembali kepada Allah dan masuk ke Syurga.
Dan masuk ke Syurga.
Dan orang yang melakukan kejahatan ini kembali kepada Allah
dan masuk ke dalam Neraka.
"Sesungguhnya Allah telah mengurniakan rahmat (kebaikan) kepada orang-orang yang beriman,"
"ketika Dia mengutus seorang Rasul dari kalangan bangsa mereka sendiri,"
"untuk membacakan ayat-ayat Allah kepada mereka,"
"dan membersihkan jiwa mereka (dari syirik), serta mengajarkan Kitab (Al-Quran) dan Kebijaksanaan (Al-Hikmah),"
"dan sesungguhnya mereka sebelum itu benar-benar hidup dalam kesesatan yang nyata."
"Sesungguhnya telah datang kepadamu seorang Rasul dari kaummu sendiri,"
"terasa amat berat baginya kesusahan yang kamu tanggung,"
"sangat menginginkan kebaikan untukmu, amat belas kasihan lagi penyayang terhadap orang-orang mukmin."
Adapun orang yang merosakkan diri dengan dosa pada hari kiamat,
"(Iaitu) hari Kami himpunkan orang yang berdosa pada hari itu dalam keadaan biru muram wajah dan matanya."
Demi Allah, begitulah tafsiran "zurqa" (biru):
Wajah mereka hitam dan mata mereka kebiruan
kerana teramat takut, panik, dan dahsyatnya hari kiamat.
Ya Allah!
Wahai saudara-saudaraku, Allah berfirman: "Orang yang berdosa dapat dikenali dari tanda-tandanya,"
"lalu dipegang dari ubun-ubun dan kaki mereka."
Wajah mereka gelap akibat takut, mata mereka kebiruan,
dipegang kaki dan ubun-ubunnya, kami memohon keselamatan dan kesejahteraan kepada Allah.
Oleh kerana itu, Allah berpesan kepada kita:
"Dan peliharalah dirimu dari suatu hari di mana seseorang tidak dapat melepaskan orang lain walau sedikitpun,"
"dan sebarang syafaat (pertolongan) tidak akan diterima daripadanya,"
"dan sebarang tebusan tidak akan diterima sama sekali, dan mereka tidak akan ditolong."
Demi Allah, harta tebusan sebanyak bumi pun tidak akan diterima untuk melepaskanmu.
Demi Allah, kamu tidak dapat menebus dirimu menggunakan nyawa ayahmu atau ibumu.
Allah berfirman: "Mereka saling melihat. Orang yang bersalah akan berharap,"
"kalaulah dia dapat menebus dirinya dari azab hari itu dengan anak-anaknya,"
"dan isterinya serta saudaranya,"
"dan kaum kerabatnya yang pernah melindunginya di dunia,"
"dan sekalian orang yang ada di bumi asalkan ia dapat menyelamatkannya."
Oleh sebab itu Allah berpesan: "Dan peliharalah dirimu dari suatu hari"
"yang seseorang tidak dapat melepaskan orang lain sedikitpun,"
"dan syafaat tidak akan diterima,"
"dan tebusan tidak diambil daripadanya, dan mereka pula tidak akan ditolong."
Syeikh Mansour,
sekarang angkat muka dan lihat ruang angkasa yang menakjubkan ini,
apakah nasib alam semesta ini pada hari kiamat?
"(Iaitu) pada hari di mana bumi ini diganti dengan bumi yang lain, begitu juga langit,"
"dan manusia semuanya keluar berkumpul mengadap Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa."
"(Ingatlah) hari Kami menggulung langit seperti menggulung lembaran surat."
"Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan alam yang pertama, begitulah Kami akan mengulanginya."
"Itulah janji yang pasti Kami tepati."
"Janji yang pasti Kami tepati."
"Janji yang pasti Kami tepati; sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya."
"Apabila langit terbelah,"
"dan apabila bintang-bintang jatuh berserakan,"
"dan apabila lautan diluapkan,"
"dan apabila kuburan-kuburan dibongkar,"
"maka tiap-tiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakan dan apa yang dilalaikannya."
"Dan apabila Syurga didekatkan... dan Neraka Jahim dinyalakan,"
"maka tiap-tiap jiwa akan melihat dengan jelas apa yang telah disediakannya."
"Maka tiap-tiap jiwa akan melihat dengan jelas apa yang telah disediakannya."
Oleh kerana itu, tentang hari kejadian agung itu Allah berfirman:
"Jangan sekali-kali begitu! Apabila bumi digoncangkan berturut-turut hingga hancur,"
"dan datanglah (perintah) Tuhanmu; berserta malaikat yang berbaris-baris,"
"dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahanam."
Ia ditarik dengan tujuh puluh ribu tali ikatan,
pada setiap ikatan ada tujuh puluh ribu malaikat yang menariknya,
supaya ia tidak mengamuk, kami memohon keselamatan kepada Allah.
"Dan pada hari itu diperlihatkan Neraka Jahanam."
"Pada saat itu manusia akan ingat (apa yang telah dilakukannya),"
"tetapi apakah gunanya lagi ingatan dan penyesalan itu pada waktu yang sudah terlambat?"
Manusia menangis dan berkata: "Alangkah baiknya kiranya aku dahulu mengerjakan amal soleh untuk hidupku (yang sebenar) ini."
"Alangkah baiknya aku menyediakan bekalan amalku untuk hari yang agung ini."
Oleh itu, kita harus menyediakan kelengkapan rohani dari sekarang.
Apakah jenis makanan ahli Neraka?
Kami memohon keselamatan dan kesejahteraan kepada Allah.
"Sesungguhnya pokok Zaqqum itu, adalah makanan bagi orang yang banyak berdosa."
"Ia seperti leburan logam yang mendidih di dalam perut,"
"seperti mendidihnya air yang amat panas."
"Dan kamu melihat manusia,"
"kamu melihat manusia mabuk, padahal mereka sebenarnya tidak mabuk,"
"tetapi azab Allah amatlah keras."
Wahai saudara-saudaraku, mari saya kongsikan pemerhatian ini.
Kejadian kita membuktikan kita dicipta oleh Pencipta Yang Maha Bijaksana (Allah),
dan Dia pasti akan meminta pertanggungjawaban ke atas setiap perkara kecil dan besar.
Demi Allah, penciptaan kita adalah bukti yang amat jelas.
Allah berfirman: "Dari setitis air mani, Allah menciptakannya lalu menentukannya (kejadiannya),"
"kemudian Dia memudahkannya (lahir ke dunia),"
"kemudian Dia mematikannya lalu memasukkannya ke dalam kubur,"
"kemudian apabila Dia menghendaki, Dia membangkitkannya semula."
Lihatlah proses penciptaan kita melalui firman Tuhan ini:
"Dan sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari pati (yang berasal) dari tanah," ini kejadian saya dan kamu.
"Kemudian Kami jadikan pati itu (setitis) air mani pada tempat penetapan yang kukuh (rahim)."
"Kemudian Kami ciptakan air mani itu menjadi sebuku darah beku,"
"lalu Kami ciptakan darah beku itu menjadi seketul daging,"
"kemudian Kami ciptakan daging itu menjadi tulang,"
"kemudian Kami balut tulang-tulang itu dengan daging."
"Setelah itu Kami jadikan dia makhluk yang (berbentuk) lain."
"Maka nyatalah kelebihan dan ketinggian Allah, Sebaik-baik Pencipta." Ini fasa di dunia.
"Kemudian, sesudah itu, sesungguhnya kamu semua akan mati."
"Kemudian sesungguhnya kamu semua akan dibangkitkan pada hari kiamat."
Demi Allah secara pastinya, kita akan dibangkitkan semula.
Allah berfirman tentang hari kiamat: "Dan ditiuplah sangkakala,"
"maka matilah segala yang ada di langit dan di bumi,"
"kecuali sesiapa yang dikehendaki oleh Allah."
"Kemudian ditiup sangkakala itu sekali lagi,"
"maka tiba-tiba mereka bangun menunggu (keputusannya)."
"Kebangkitan itu hanyalah dengan satu tiupan sahaja,"
"maka tiba-tiba mereka berada di permukaan bumi."
"Dan ditiuplah sangkakala, maka tiba-tiba mereka..."
"...berdiri menanti dengan ketakutan."
"Dan ditiupkan sangkakala, maka tiba-tiba mereka bangkit dari kubur,"
"menuju kepada Tuhan mereka."
Mereka berkata: "Aduhai celakalah kami! Siapakah yang membangkitkan kami dari tempat tidur (kubur) kami ini?"
"Inilah apa yang dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah,"
"dan benarlah para Rasul."
"Proses menghimpunkan semua ini tidak sukar,"
"tiadalah teriakan itu selain dari satu letusan sahaja,"
"maka tiba-tiba mereka semua dihadapkan kepada Kami."
Semua dihadapkan di hadapan Allah Yang Maha Kuasa.
Dengan pandangan yang tunduk memandang tanah, diliputi kehinaan yang amat sangat.
Itulah hari penutup tirai alam yang telah dijamin akan berlaku kepada mereka.
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman: "Dan mereka bertanya kepadamu tentang gunung-ganang,"
"maka katakanlah: 'Tuhanku akan menghancurkannya menjadi debu,'"
"lalu Dia membiarkan tapak gunung-gunung itu rata sama sekali,"
"engkau tidak akan melihat padanya tempat yang rendah atau yang tinggi."
Pada hari kiamat, "Pada hari itu manusia menurut (seruan) penyeru yang tidak ada belok-beloknya,"
"dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang Maha Pemurah,"
"maka engkau tidak mendengar melainkan bunyi yang berbisik."
"Pada hari itu tidak berfaedah syafaat,"
"melainkan dari sesiapa yang diizinkan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah,"
"dan yang diredhai perkataannya."
"Pada hari itu tiada perantara yang sah, kecuali dari individu yang Allah telah memberi izin kepadanya,"
"dan Dia telah meredhai hujah perkataannya."
"Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka,"
Demi Allah, faktanya tiada yang terlepas, Dia mengetahui segalanya.
Allah sudah menetapkan janji jika amalan kamu ke arah Syurga.
Dan Allah menjanjikan balasan jika tindakan kamu ke Neraka.
"Tuhan mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka,"
"sedang ilmu mereka tidak dapat meliputi-Nya."
"Dan tunduklah semua muka (dengan merendah diri) kepada Tuhan Yang Hidup Kekal, Yang Mentadbirkan makhluk-Nya."
"Dan tunduklah semua muka dengan rendah diri di hadapan Tuhan Yang Hidup Kekal lagi terus menerus mengurus alam-Nya."
"Dan sesungguhnya rugilah orang yang membawa kezaliman."
"Dan sesiapa yang mengerjakan amal-amal yang soleh sedang dia beriman,"
"maka dia tidak bimbang akan dizalimi atau dikurangkan haknya."
Keadilan Allah tidak akan menzalimimu, demi Allah pahalamu tidak akan dipotong.
Allah adalah Maha Adil; Dia tidak akan mencipta dosa palsu ke atasmu.
Dan Allah tidak akan mengurangkan hak ganjaranmu walau sebesar zarah.
Bahkan Dia akan melipatgandakan pahalamu sehingga kamu dijamin layak masuk Syurga.
Saudara-saudari, kalaulah kita dapat membayangkan magnitud kedahsyatan hari kiamat tersebut,
nescaya kamu segera tersedar, bergegas membaiki diri dari kelalaian dunia.
Hari yang amat dahsyat kemelutnya,
ia membawa ketakutan yang teramat hingga kanak-kanak boleh terus menjadi putih beruban.
Satu hari berlakunya kehancuran alam yang penuh krisis dan kesengsaraan, di mana azabnya
tersebar meluas memberi kesan menyeluruh kepada semua makhluk, suatu hari yang amat dahsyat.
Pada fasa di padang mahsyar ini, manusia akan terbahagi kepada dua:
"Dan pada hari terjadinya kiamat, pada hari itu mereka akan terpisah-pisah."
"Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal soleh,"
"maka mereka di dalam taman Syurga bergembira."
"Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami,"
"serta (mendustakan) pertemuan hari Akhirat,"
"maka mereka tetap berada di dalam azab (Neraka)."
"Maka mereka itu akan tetap berada di dalam azab yang mereka bawa sendiri."